Minggu, 22 September 2013

Fanfiction: My Last in Seoul Part I

Annyeong^^ woooossshh my first fanfiction!~ *suaramercon* (?) Welcome in my ff world! Thanks for reading, guys!;)

Author: @njiipink // @qsthimn
Tittle: My Last in Seoul
Main cast:
Kim Chan Mi
G-Dragon
Genre: romance, friendship
Warning: Sorry for typo. Do not copy or share without my permission!

#Author POV#

Seoul...kota itu menyimpan banyak kenangan antara Chanmi dan GD. Beberapa bulan GD tengah bersama yeoja lain di sebuah cafe. Awalnya, Chanmi kira itu bukan GD, dan akhirnya pada malam itu dengan gampangnya Chanmi mengakhiri hubungan ini. Chanmi melarikan diri ke negara lain, Paris. Dan sekarang saatnya Chanmi kembali ke Seoul...

# Kim Chan Mi POV #

"Dingin Seoul...sudah lama aku tidak kembali. Apa kabarnya GD sekarang?" Entahlah, bayangan GD terpikirkan lagi. Sudah berbulan-bulan kami tidak saling mengabari, tapi tetap saja aku tidak bisa menghapusnya dari pikiranku. Yeoja pabo. Saat ini Seoul sedang turun salju. Aku ingin langsung pulang ke rumahku, kamarku, haaah isi kamar yang selama ini aku rindukan, boneka-boneka pemberian GD untukku, suasana kamar yang pernah dihiasi GD disampingku, whoa...kenapa aku terus saja memikirkan dia, jinjja T^T
Dari bandara aku naik taxi untuk pergi ke shelter terdekat dari sana, aku sudah lama tidak naik bus Seoul. Dipikiranku masih terlintas wajah GD "aigo, mengapa kau tak menghilang dari pikiranku saja, namja jelek". Seorang namja lain duduk disebelahku yang juga sedang menunggu bus datang. "lihat namja itu, betapa tampannya dia" pikirku sambil tersenyum, "tidak seperti GD, si namja jelek itu...aish, mengapa aku masih memikirkannya? Huuf". Bus datang, aku naik bersama dengan namja itu. Haaah betapa tampannya dia...'-')/ Aku duduk bersebrangan dengan namja itu. Ku perhatikan namja itu baik-baik. Aniyo, bukan namja itu, tapi namja yang sedang bercakap dengan namja tampan itu. Sepertinya mereka saling kenal, dan aku mengenalnya! Ne, benar! Itu GD! Aish aku benar-benar kesal sekarang. Aku menutupi wajahku dengan buku yang sedang ku genggam saat itu *kapan ngambilnya coba ya-_- lanjut!*. Panjang umur namja jelek itu, baru saja terlintas dipikiranku.

Akhirnya tempat aku turun hampir sampai. Saat turun bus nampak seorang namja dibelakangku. Haah itu GD! Namja ini tidak boleh tau aku kembali ke Seoul. Saat aku terburu-buru untuk turun di shelter selanjutnya, aku tersandung. Memalukan sekali, GD nampak sangat dekat dengan ku sekarang, mukanya mendekati mukaku dan berkata "kau tak apa?" huaah suara itu...suara yang selama ini aku rindukan, masih sama seperti aku masih bersamanya. Aku masih menunduk dan aku jawab "aku tidak apa-apa, kau boleh pergi sekarang". Namja jelek itu masih berada dekatku tak beranjak. Mati aku, sepertinya dia mengenaliku. Dia mengangkat daguku dan berkata "sudah ku duga ini kau, kau masih sama cerobohnya seperti dulu, ayo bangun" dia menarik tanganku. "Apa maksudmu ceroboh? Aku hanya tidak sengaja terjatuh tadi" mukaku sedikit kesal sambil memangku tangan. "wae? Aku tak salah dengar? haha kau masih sama seperti yang aku rindukan, Chanmi". Suara dia memanggil namaku, aku sangat sangat merindukan hal itu. Sepertinya aku sudah biasa saja dengan masalah yang membuatku putus dengan GD, dan yang jadi masalah saat ini, apa benar aku menyukainya lagi? 

#G-Dragon POV#

Yeoja itu, sudah lama aku merindukannya, mencari kabar tentangnya. Ternyata dia tidak berubah, sama seperti yang aku rindukan selama ini. Entah kenapa sampai sekarang aku masih merasa bersalah dengannya mengenai yeoja lain yang sedang bersamaku di cafe. "Chanmi, maaf kalau aku mengingatkanmu soal hal ini, saat dicafe beberapa bulan lalu, itu hanya temanku, teman kecilku yang sudah ku anggap seperti dongsaeng ku sendiri, aku tidak bermaksud menduakanmu. Aku sebenarnya ingin melamarmu seminggu setelah itu, aku ingin meminta pendapatnya, apa yg harus aku lakukan saat aku ingin melamarmu nanti, mianhae" GD menunduk.

#Kim Chan Mi POV#

Apa? Yeoja itu temannya? Aigo, aku sudah melakukan hal yang bodoh. "JINJJA?! Itu temanmu? Aish aku sudah menuduhmu yang tidak-tidak. Mian oppa, mengapa kau tak menjelaskannya sejak awal?". "Sudahlah ini sudah berlalu, kalau seperti itu takdirnya mau diapakan lagi haha lagipula walaupun aku jelaskan saat itu pasti kau masih terbawa emosi, pasti kau tak akan mendengarnya kan? Jadi aku tahan saja" kata GD. "tapi oppa....." belum selesai bicara GD tersenyum sambil memegang pundakku dan berkata "sudahlah lupakan saja, lagipula kau pasti sudah menemukan namja yang lebih baik daripada aku kan? Hahaha sini aku bawakan bawaanmu, pasti kau mau langsung ke rumahmu, kan?", aku mengangguk perlahan sambil tersenyum dan merasa bersalah.

#Author POV#

Sesampainya di apartemen GD, GD mengambil kunci mobilnya dan kembali ke lantai bawah, kemudian.... /plak/

#G-Dragon POV#

"Ayo naik" kataku sambil membukakan pintu mobil. "Apa aku tidak merepotkanmu oppa?" wajah Chan Mi sedikit tidak enak. "sudaah masuklah, tuan putri *wink*". Wajah Chan Mi memerah, wajahnya yang membuatku gemes...^w^)/ *iniapa?!-_-heung* Sampai depan rumah Chan Mi. Ternyata yeoja ini tidur, wajahnya yang aku rindukan, yeoja yang membuatku tidak bisa beranjak dari masa lalu.  "kapan kau bisa bersamaku lagi, nun?" kata GD sambil mengelus kepala yeoja itu. Tiba-tiba yeoja itu bangun, GD melepaskan elusan tangannya dari kepala yeoja itu. "Kita sudah sampai? Mengapa kau tidak membangunkanku, jelek?" kata yeoja yg masih setengah sadar. "Baru saja aku ingin membangunkanmu, dasar bocah. Kau bilang aku jelek? Kalau aku jelek kau apaaa?" kataku berusaha membuat Chan Mi kesal. "Sudahlah, terimakasih ya sudah mau mengantarkanku kesini" yeoja itu turun dr mobil.

TO BE CONTINUED!~

Mian ne, lagi gaada inspirasi nih-_- hehe yg mau ngasih pendapat buat alur cerita selanjutnya dan kalo ada yg gatau bahasa korea diatas bisa nanya di comment ya. Leave comment, juseyo!~ ^^

0 komentar:

Posting Komentar